Monday, 26 December 2016

Bertemu si Mungil Jellyfish di Danau Kakaban


Pertama kali mengetahui hewan laut kecil bernama ubur - ubur saya langsung terheran-heran karena hewan sekecil itu bisa membuat badan saya gatal - gatal dan merusak acara snorkeling saya. Tapi kemudian saya membaca tentang ubur-ubur yang tidak menyengat atau stingless jellyfish di Danau Kakaban, Kepulauan Derawan. Dengan foto yang luar biasa menawan saya langsung penasaran bagaimana rasanya memegang hewan yang kenyal - kenyal itu, tanpa diganggu oleh sengatnya tentu saja. Dan kemudian semesta mendengarkan keinginan saya. Akhirnya tahun 2014 saya terbang menuju Pulau Derawan untuk bertemu langsung dengan makhluk kecil ini.


Danau kakaban merupakan danau air asin tapi tidak terlalu asin dibandingkan dengan laut yang ada disekitarnya. Untuk dapat menuju ke danau ini kita harus berjalan menaiki bukit tapi jangan khawatir jalanan kearah sana sudah ada anak tangga yang berjajar dengan rapi. Satu - satunya yang harus kita lakukan selain berhati-hati karena agak licin adalah jangan lupa untuk berfoto dengan latar pohon-pohon besar disana. Ketika menuruni anak tangga dan melihat langsung hamparan air yang luas awalnya saya pikir ini biasa saja tapi itu sebelum saya melihat lebih dekat ke dalam airnya. Setelah itu kami tentu saja heboh berteriak-teriak dimana letak jellyfish ini berada.

Menurut kabar yang breeder tempat stingless jellyfish lake ini hanya ada dua dunia, yang pertama di Indonesia dan yang kedua di Kepulauan Micronesia. Untuk di Indonesia sendiri ada dibeberapa tempat Pulau Kakaban salah satunya, selain itu ada juga di Raja Ampat dan Pulau Togean *cmiiw* Berenang di Danau Kakaban ini sangat tidak disarankan untuk menggunakan fin karena akan membunuh jellyfish disini.



Ubur-ubur ini bisa juga dipegang loh, jangan khawatir terkena sengatannya karena ubur-ubur ini memang tidak bersengat. Rasakan sendiri bagaimana tekstur yang lembur saat memegang ubur-ubur ini. Denyutan ubur-ubur ditangan saat memegangnya memberikan sensasi yang tidak akan pernah dilukapan, tapi tentunya memegangnya harus lembut yah, jangan terlalu kasar. Ah, karena tidak segera memindahkan foto - foto yang ada di danau ini saya kehilangan foto-foto disini karena smartphone saya rusak. Tapi semoga semesta kembali berbaik hati untuk membawa saya kembali kesini untuk mengambil apa yang sempat hilang, ribuan foto jellyfish yang hilang.

Post a comment

Start typing and press Enter to search